Itu adalah upaya terbaru untuk menggagalkan pemilu di kawasan, yang menginginkan otonomi dan berpendapat mereka akan kurang terwakili dalam majelis baru.
"Kami bersiap-siap untuk menerima logistik pemilu karena tiba dengan helikopter dari Tripoli, tapi helikopter diserang dan satu orang meninggal," kata Ahmed Abdelmalik, seorang petugas lokal di Komisi Pemilihan Umum Libya kepada Reuters.
Hamed Al-Hassi, kepala dewan militer untuk wilayah Cyrenaica, mengkonfirmasi insiden itu, namun mengatakan identitas para penyerang belum diketahui.
Kelompok-kelompok bersenjata di kawasan timur Libya menutup terminal ekspor minyak untuk menekan tuntutan otonomi menjelang pemilu nasional pertama pada Sabtu. (IRIB Indonesia/RM)
0 komentar:
Posting Komentar